Sesi kedua pembicara kedua pada kegiatan Workshop Vitrifikasi dan Thawing dalam Mempertahankan Kualitas Embrio disampaikan oleh Prof. Dr. Widjiati, drh., M.Si. dengan topik “Penilaian Kualitas Embrio Post Thawing Embrio”.
Pada sesi ini, narasumber menyampaikan materi mengenai prinsip dan metode penilaian kualitas embrio setelah proses thawing. Pembahasan meliputi parameter morfologi embrio, tingkat kelangsungan hidup (survival rate), integritas sel, serta indikator viabilitas embrio yang berpengaruh terhadap keberhasilan perkembangan embrio selanjutnya. Selain itu, dijelaskan pula pentingnya standar evaluasi yang objektif dan konsisten dalam menilai kualitas embrio pasca thawing sebagai dasar pengambilan keputusan dalam penelitian maupun aplikasi teknologi reproduksi.
Sesi ini dimoderatori oleh Suryo Kuncorojakti, drh., M.Si., Ph.D, yang memandu jalannya sesi secara sistematis serta mendorong diskusi aktif antara narasumber dan peserta melalui sesi tanya jawab.
Materi yang disampaikan pada sesi ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain:
- SDGs 3 – Good Health and Well-being melalui peningkatan pemahaman evaluasi kualitas embrio yang berkontribusi terhadap keberhasilan teknologi reproduksi dan kesehatan reproduksi.
- SDGs 4 – Quality Education dengan penguatan pengetahuan akademik dan keterampilan analitis peserta dalam menilai kualitas embrio secara ilmiah.
- SDGs 9 – Industry, Innovation, and Infrastructure melalui penerapan standar dan inovasi evaluasi embrio pasca thawing dalam bidang bioteknologi dan embriologi reproduksi.
Melalui sesi ini, peserta diharapkan mampu memahami dan menerapkan metode penilaian kualitas embrio post thawing secara tepat dan terstandar. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat meningkatkan ketepatan analisis dan pengambilan keputusan dalam kegiatan penelitian maupun praktik laboratorium. Ke depannya, pemahaman ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas hasil vitrifikasi dan thawing embrio serta mendorong pengembangan teknologi reproduksi yang berkelanjutan.
Penulis : Putra Aliffiansyah F, S.KH.