Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga

Menelusuri Proses Pembelajaran Anatomi: Kunjungan Dr. drh. Hery Wijayanto, M.P. ke Museum Anatomi dan Laboratorium Anatomi UGM

Pada tanggal 6 Februari 2024, Museum Anatomi dan Laboratorium Anatomi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (FKH UNAIR) menyambut kedatangan Dr. drh. Hery Wijayanto, M.P., seorang dosen dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM) yang telah memiliki pengalaman yang luas dalam bidang kedokteran hewan. Kunjungan Dr. Hery ini bertepatan dengan hari praktikum mahasiswa pertama di semester genap, di mana mereka akan mulai mempelajari proses pembuatan preparat Kadaver kambing.

Dalam kunjungannya, Dr. Hery secara langsung menyaksikan proses pembuatan kadaver kambing yang merupakan bagian integral dari pembelajaran mahasiswa selama satu semester penuh. Proses dimulai dengan anestesi, yang merupakan tahap penting dalam memastikan kambing tidak merasakan sakit selama proses pembelajaran. Kemudian dilanjutkan dengan exanguasi, di mana darah dikeluarkan dari tubuh hewan untuk memudahkan proses berikutnya.

Salah satu tahap yang paling menarik adalah penyuntikan latex dan penyuntikan formalin. Penyuntikan latex dilakukan untuk memperkuat struktur internal kadaver —seperti pembuluh darah, sehingga memudahkan mahasiswa dalam mempelajari anatomi tubuh hewan. Sementara itu, penyuntikan formalin bertujuan untuk mengawetkan jaringan tubuh agar dapat dipelajari dalam jangka waktu yang lebih lama.

Selama kunjungannya, Dr. Hery juga mengunjungi museum anatomi veteriner di FKH UNAIR. Melalui pengalamannya, beliau terinspirasi dan tertarik untuk mengusulkan pembangunan museum anatomi serupa di FKH UGM, tempatnya mengajar.

Kegiatan kunjungan Dr. Hery ke Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga secara langsung mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4, yaitu pendidikan berkualitas. Dengan memperluas pengetahuan dan pemahaman mahasiswa tentang anatomi hewan, praktikum ini turut berkontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan di bidang kedokteran hewan.

Kunjungan Dr. Hery juga mencerminkan pentingnya kolaborasi antar perguruan tinggi dalam mengembangkan pendidikan kedokteran hewan di Indonesia, sesuai dengan semangat SDGs untuk membangun kemitraan demi mencapai tujuan bersama dalam pembangunan yang berkelanjutan.

Leave a Reply

Akses Cepat

Buletin Berita

Dapatkan berita terbaru dari kami