Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga

Melatih profesionalisme menjadi dokter hewan melalui PKL TB, KUD Dadi Jaya, Purwodadi

Terhitung sejak hari Minggu 10 Maret 2024, Tim PKL 1B PPDH FKH Unair berangkat menuju wahana PKL Ternak Besar di KUD Dadi Jaya, purwodadi, Pasuruan. Kegiatan ini diikuti oleh 8 mahasiswa koas FKH Unair periode 41, dimana 2 diantaranya adalah mahasiswa Malaysia. ” “Kegiatan PKL TB ini, bertujuan untuk menciptakan dan melatih mahasiswa PPDH untuk meningkatkan profesionalisme menjadi calon dokter hewan, serta mempelajari dan mempraktikkan keterampilan yang telah didapat di kampus terutama dalam kasus hewan besar” hal tersebut yang dikatakan oleh drh. Suprayogi selaku PJ Rotasi PKL PPDH Periode 41 pada saat memberikan sambutan pada pemberangkatan dan peresmian kegiatan PKL ini (7/3). Drh. Yuliana menambahkan, bahwa kegiatan ini juga merupakan upaya dalam implementasi SDGs no 2 dan 3 yaitu Zero Hunger serta Good Health and Wellbeing, melalui kegiatan ini maka kita akan ikut serta dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan hewan sehingga akan berdampak pada penguatan komoditas pangan asal hewan serta mencegah penularan penyakit zoonosis yang berasal dari hewan.

KUD Dadi Jaya, Purwodadi merupakan koperasi yang komoditas utamanya adalah susu perah. Anggota koperasi ini tersebar di seluruh kecamatan Purwodadi, Pasuruan. Seluruh hasil produksi susu sapi segar akan dikirimkan menuju perusahaan pengolahan susu Nestle Indonesia, salah satu perusahaan pengelolaan produk susu segar terbesar di Indonesia. Kegiatan PKL TB tim 1B ini akan didampingi oleh drh lapangan yaitu drh. Andre Himawan, beliau merupakan drh penanggung jawab di KUD Dadi Jaya, Purwodadi. Kegiatan PKL TB Ini berlangsung selama 4 Minggu, dimana berakhir pada tgl 12 April 2024. Kegiatan PKL ini banyak difokuskan untuk memberikan pelayanan kesehatan ternak harian, kegiatan potong kuku, dan vaksinasi LSD dan booster PMK. Karena besarnya wilayah layanan Seluruh tim 1B akan dibagi menjadi 3 kelompok kecil untuk mengikuti program pelayanan kesehatan ternak, pelayanan potong kuku, dan vaksinasi.

Kegiatan ini terlaksana sangat memuaskan dan memberikan pengalaman baru bagi mahasiswa. Melalui manajemen kesehatan yang intensif dan program vaksinasi rutin, angka infeksi PMK dan LSD dapat ditekan sehingga tidak menimbulkan wabah yang terlampau tinggi, meskipun sempat menurunkan produksi susu pada awal masuknya wabah. Peserta banyak terlibat dalam pelayanan kasus kasus major seperti penganan partus, distokia, dan milk fever. “Kita banyak merasakan pengalaman yang luar biasa untuk pertama kalinya menangani kasus darurat berupa proses partus induk sapi perah FH di malam hari, walaupun melelahkan tapi sangat menyenangkan bisa membantu peternak pada momen penting ini” hal tersebut yang dikatakan oleh Melisa, salah satu peserta PKL ini. Kegiatan PKL kali ini sedikit berbeda dengan periode sebelumnya, karena bertepatan dengan bulan Ramadhan sehingga membuat peserta harus mempersiapkan energi ekstra dalam setiap kegiatannya. Pengalaman lain juga didapatkan termsuk dalam komunikasi dengan peternak, selain itu melalui program PKL ini kami juga dapat menikmati suasana lokal pedesaan di kaki gunung Arjuno. “Kami dapat belajar berkomunikasi dengan orang lokal terutama dalam mengedukasi terkait kesehatan ternaknya, selain itu kami juga dapat menikmati suasana pedesaan, dan mencoba untuk mengeksplor wisata disana, salah satunya Kebun Raya Purwodadi” Eunice menambahkan.

Kegiatan PKL TB ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kecakapan baik praktik maupun teori bagi calon dokter hewan Universitas Airlangga. Selain itu, melalui kegiatan ini peserta dapat melatih softskill seperti komunikasi, kepemimpinan, negosiasi, kolaborasi, dan kemampuan adaptasi yang cepat di lingkungan yang baru. Besar harapan kegiatan ini akan terus terlaksana dan perbaikan sehingga dapat membantu dalam membentuk lulusan dokter hewan universitas Airlangga yang cakap dan profesional.

Akses Cepat

Buletin Berita

Dapatkan berita terbaru dari kami