Keindahan Pulau Dewata Sangat Berdampak pada Ekonomi Masyarakat Bali

Istilah kesehatan mental kalau diterjemahkan yang berarti upaya menyegarkan kembali jiwa atau pikiran yang sering dan terus-menerus di gunakan dalam beraktifitas, berfikir dan berkreasi dalam bekerja sehari-hari.

Tepat pada tanggal 7 Juli 2023 yang lalu, kami staff Akademik dengan semua staff tenaga kependidikan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga melakukan penyegaran kesehatan mental dengan pergi ke suatu tempat wisata yaitu di pulau dewata, Bali. Dalam perjalanan menuju lokasi wisata yang dihantarkan oleh bus pariwisata didampingi pemandu wisata, banyak hal yang diceritakan oleh pemandu wisata mulai dari sejarah peradaban warga lokal sampai perkampungan Bali yang begitu khas oleh budaya aslinya. Terlebih sikap toleransi dan saling menghargai satu sama lain. Lokasi wisata yang di kunjungi antara lain pantai Melasthi, Alas Harum, dan Desa Panglipuran. Masing-masing lokasi punya kekhasan dan ceritera yang menarik untuk dimaknai.

  1. Pantai Melasthi merupakan pantai yang berbatasan dengan tebing bertanah kapur, termasuk dataran tinggi. Jalan menuju pantai terlihat ada proses pembuatan jalan baru yang terkesan ada upaya pemotongan tebing batu kapur dibuat jalan yang begitu sempurna dan indah. Pintu masuk ke pantai ada tiga bentuk tugu berukir khas budaya bali sebagai icon untuk berfoto ria. Selain jalan yang indah, telah di siapkan juga resto, musholla, dan area parkir yang memadai. Pantai Melasthi masih terlihat bersih dan berpasir putih.
  2. Alas Harum bertempat di wilayah Ubud yang khas dengan hasil perkebunan kopi yang terkenal, yaiu kopi luwak. Tidak heran jika di lokasi ini terdapat icon patung luwak yang besar sekali. Alas Harum merupakan lokasi wisata yang memanfaatkan keindahan area persawahan yang dilengkapi dengan tempat bermain ayunan diantara pohon kelapa yang tinggi, serta lokasi untuk berfoto dengan bermacam-macam model bentuk tempat berfoto dengan nilai khas persawahan. Lokasi persawahan di pegunungan dengan dihiasi gemericik air yang terus mangalir dari sumbernya. Tidak lupa dibuatkan jembatan gantung dan goa untuk menambah keindahan panorama lokasi tersebut. Pengelola wisata Alas Harum juga menyediakan cafe-cafe yang juga menawarkan kopi luwak. Disamping menikmati keindahan alam, secara tidak langsung para wisatawan juga telah berolah raga, dimana sangat cocok untuk menguji kesehatan jantung.
  1. Desa Panglipuran merupakan desa terindah dan terbersih, sehingga mendapatkan penghargaan yang diakui Internasional. Desa Panglipuran merupakan desa adat asli suku Bali, dengan ciri khas yang terdiri atas bangunan pura, bangunan dapur, dan bangunan tempat persajian untuk ibadah, serta bangunan kamar. Sepertinya di desa ini memang sengaja dikembangkan untuk tempat pariwisata, karena terlihat oleh keseriusan pemerintah Bali memberikan support penuh dalam melakukan pengembangan ini. Desa Panglipuran berpendapatan dari obyek wisata, dengan ini bisa dikatakan bahwa keindahan pulau dewata sangat berdampak pada ekonomi masyarakat Bali. Masyarakat desa Panglipuran juga terlihat sederhana dalam menjalani kehidupan.

Hikmah yang dapat kita ambil dari perjalanan wisata kali ini adalah untuk menyegarkan kembali jasmani dan rohani (jiwa dan raga) seperti tanpa beban, mendapat pengetahuan sejarah budaya masyarakat Bali, serta mempererat tali persaudaraan keluarga besar Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga agar semakin lebih baik lagi.

Penulis: Ali Imron, S.E, MM.

Editor: Naisella, N.

Leave a Reply