See PRO edition

See other templatesSee other templates

HIBAH PRODUK MANDAT UNIVERSITAS AIRLANGGA

Dalam upaya pencapaian rencana strategis Universitas Airlangga (Unair) untuk mampu meningkatkan pengakuan dan kepercayaan oleh masyarakat secara nasional maupun internasional maka telah dirancang 4 strategi pendekatan yaitu 1) academic excellence, 2) research excellence, 3) community service excellence dan 4) university holding excellence. Sebagai wujud implementasi pendekatan ke 3 dan 4, Unair mendorong proses pembelajaran dan penelitian akan mampu menghasilkan perubahan pemikiran kearah kemajuan dan menghasilkan produk yang akan memberikan kemanfaatan bagi masyarakat.

 

Menurut Kotler, langkah-langkah penting dalam pengembangan produk atau jasa yaitu :1) Pemunculan gagasan (idea generation), dimana pengembangan baru dimulai dengan penelitian terhadap berbagai gagasan produk baru. Pemunculan gagasan baru harus sesuai dengan jenis usaha perusahaan dan konsumen sebagai salah satu sumber yang paling logis untuk mencari gagasan-gagasan produk baru. 2) Penyaringan gagasan (idea screening), tujuan penyaringan adalah mengurangi banyaknya gagasan dengan mencari dan menghilangkan gagasan buruk sedini mungkin. 3) Pengembangan dan pengujian konsep (concept development and testing), suatu ide atau gagasan yang lolos penyaringan selanjutnya dikembangkan menjadi beberapa alternatif konsep produk. Dalam hal ini, konsep produk berbeda dengan gagasan produk dan citra produk. Suatu gagasan produk adalah gagasan bagi kemungkinan produk yang oleh perusahaan dianggap bisa ditawarkan ke pasar. Suatu konsep produk adalah versi terinci dari ide yang diungkapkan dalam istilah konsumen yang punya arti. Sedangkan suatu citra produk (image) adalah gambaran khusus yang diperoleh dari produk nyata atau calon produk. 4) Pengembangan strategi pemasaran (marketing strategy development), pernyataan strategi pemasaran terdiri dari tiga bagian untuk memperkenalkan produk ke pasar. Bagian pertama menjelaskan ukuran, struktur, dan tingkah laku pasar sasaran, penempatan produk yang telah direncanakan, penjualan, bagian pasar, serta sasaran keuntungan yang hendak dicari pada beberapa tahun pertama. Bagian kedua dari pernyataan strategi pemasaran menguraikan harga produk yang direncanakan, strategi distribusi, dan biaya pemasaran selama tahun pertama. Bagian ketiga menjelaskan penjualan jangka panjang yang direncanakan, serta sasaran keuntungan dan strategi bauran pemasaran selama ini. 5) Analisis usaha (business analysis), bila manajemen telah menentukan konsep produk dan strategi pemasaran, perusahaan bisa mengevaluasi daya tarik usulan usaha itu. Manajemen harus menilai penjualan, biaya, dan perkiraan laba untuk menentukan apakah mereka telah memenuhi tujuan perusahaan. Jika telah memenuhi, produk bisa bergerak maju ke langkah pengembangan produk. 6) Pengembangan produk (product development), bila konsep produk lolos dari uji analisis usaha, konsep itu lalu menuju riset dan pengembangan dan/atau rekayasa untuk dikembangkan menjadi produk fisik. Bagian riset dan pengembangan membuat satu atau beberapa versi bentuk fisik dari konsep produk agar bisa menemukan sebuah prototipe yang memenuhi konsep produk dan dapat diproduksi dengan biaya produksi yang telah dianggarkan. 7) Pengujian pasar (market testing), pengujian pasar ialah keadaan dimana produk dan program pemasaran diperkenalkan kepada kalangan konsumen yang lebih otentik untuk mengetahui bagaimana konsumen dan penyalur mengelola, memakai, dan membeli-ulang produk itu dan seberapa luas pasar yang dimilikinya. 8) Komersialisasi, tahap komersialisasi menyangkut perencanaan dan pelaksanaan strategi peluncuran (launching strategy) produk baru ke pasar. Dalam melemparkan suatu produk, perusahaan harus memutuskan: kapan, dimana, pada siapa, dan bagaimana produk baru tersebut akan diluncurkan ke pasar.

Dengan demikian, hibah produk mandat ditujukan kepada para peneliti yang telah siap dengan produk / jasa yang akan diproduksi. Prototipe sudah ada, serta sumber bahan baku serta dokumen registrasi telah dipersiapkan. Penggunaan dana penelitian diperbolehkan untuk yang bersifat minor atau suplementasi data. Dana juga dapat digunakan untuk merancang tambahan alat produksi yang bersifat aksesoris untuk akselerasi produksi.

 

TOR dan KONSEP bisa didownload disini

Last modified on Thursday, 28 January 2016 10:31

Designed by Team Unit Sistem Informasi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga